PROFIL
KEK Syariah Makassar yang terletak di Provinsi Sulawesi Selatan merupakan kawasan pertama yang didesain sebagai pusat keuangan syariah terpadu dan industri halal di koridor ekonomi Sulawesi. Secara geografis, KEK Syariah Makassar berada pada pintu gerbang Indonesia Timur. Kota Makassar merupakan kota terbesar keempat di Indonesia dan terbesar di Kawasan Timur Indonesia memiliki luas areal 175,79 km2 dengan penduduk 1.469.601, sehingga kota ini sudah menjadi kota Metropolitan. Sebagai pusat pelayanan di KTI, Kota Makassar berperan sebagai pusat perdagangan dan jasa, pusat kegiatan industri, pusat kegiatan pemerintahan, simpul jasa angkutan barang dan penumpang baik darat, laut maupun udara dan pusat pelayanan pendidikan dan kesehatan.
Dalam sejarah perkembangan Islam, Makassar adalah kota kunci dalam penyebaran agama Islam ke Kalimantan, Philipina Selatan, NTB dan Maluku. Kota makassar disamping sebagai daerah transit para wisatawan yang akan menuju ke Tana Toraja dan daerah-daerah lainnya, juga memiliki potensi obyek wisata seperti : Pulau Lae-lae, Pulau Kayangan, Pulau Samalona. Obyek wisata peninggalan sejarah lainnya adalah Museum Lagaligo, Benteng Somba Opu, Makam Syech Yusuf, Makam Pangeran Diponegoro, Makam Raja-raja Tallo, dan lain-lain. Fasilitas penunjang tersedia jumlah hotel 95 buah dengan jumlah kamar 3.367 cottage wisata sebanyak 76 buah, selain itu juga terdapat obyek wisata Tanjung Bunga yang potensial.
Visi dan Misi
Visi
Pada Tahun 2036 Makassar menjadi Salah satu pusat bisnis dan investasi global yang berbasis prinsip syariah dan ekonomi Islam
Misi
Membangun pusat bisnis dan investasi yang berbasis syariah di Makassar sebagai Center Point of Indonesia;
Membangun pusat keuangan berbasis syariah dan pintu gerbang investasi di Indonesia;
Membangun kawasan yang terintegrasi: komersial; perkantoran dan bisnis; hunian; kampus; taman teknologi dan sains; kawasan olahraga, wisata dan sosial; serta Rumah Sakit.